Rupiah Bergerak Mendatar

Rupiah Bergerak Mendatar
Jakarta, TAMBANG – Pergerakan Rupiah masih bergerak mendatar, belum terlalu merespon rencana Bank Indonesia untuk kembali menaikan tingkat suku bunga acuannya. Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support Rp 13.927 dan resisten Rp13.918 per USD.   Analis Binaartha Institutional Research, pada Kamis (21/6), memaparkan, pada sisi lain, penguatan USD tertahan dengan adanya kenaikan pada CNY, dimana otoritas moneter setempat memberikan toleransi atas penguatan CNY tersebut. Adanya kebijakan tersebut dilakukan setelah meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya perang dagang antara AS dan China yang meningkatkan permintaan akan mata uang safe haven.   Pergerakan Rupiah diperkirakan masih akan cenderung bergerak sideways menyusul belum adanya sentimen baru yang dapat membuat pergerakan Rupiah secara signifikan. Pelaku pasar tampaknya masih dalam posisi wait and see mencermati sentimen yang ada. Namun demikian, tetap mewaspadai jika potensi pelemahan kembali terjadi.   Sementara itu, pergerakan IHSG masih mengalami pelemahan pasca kembali aktif, setelah adanya kombinasi sentimen yang direspon negatif antara global berupa ancaman perang dagang antara AS dan China.   Serta rencana Bank Indonesia yang berencana mengikuti langkah The Fed untuk menaikan tingkat suku bunganya, berimbas pada aksi jual masif saham-saham perbankan yang memiliki bobot terbesar pada IHSG. Di sisi lain, meski pergerakan bursa saham Asia mulai berbalik positif namun, tampaknya tidak cukup kuat mengangkat IHSG. Asing mencatatkan nett sell Rp2,04 triliun dari sebelumnya  nett sell Rp2,45 triliun.   Pergerakan IHSG pada Kamis 21 Juni   Penurunan IHSG sebesar 109,59 poin atau 1,83 persen lebih rendah dibandingkan pelemahan sebelumnya yang turun 113,07 poin atau 1,85 persen. Pergerakan IHSG berada di bawah target support 5983-5962.   Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 5821-5836 dan resisten 5912-5927. Secara pergerakan memberikan peluang yang cukup menarik untuk terjadinya rebound, dimana pelaku pasar dapat memanfaatkan rendahnya harga mayoritas saham. Namun demikian, kondisi ini pun tergantung sentimen yang ada terutama kondisi bursa saham global yang masih rentan terjadinya pelemahan. Tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah.   Saham-saham pilihan: TKIM Maintain buy selama dapat bertahan di atas 16875. Support 16775-16875 Resisten 17275-17350 HOKI Maintain buy selama bertahan di atas 860. Support 855-860 Resisten 885-895 PRDA Maintain buy selama dapat bertahan di atas 2970. Support 2960-2970 Resisten 3020-3040 PTBA Trading buy selama dapat bertahan di atas 4190. Support 4170-4190 Resisten 4260-4280 SCMA Trading buy selama dapat bertahan di atas 2190. Support 2170-2190 Resisten 2250-2280  

Read more

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Jakarta, TAMBANG – Pelaku usaha pertambangan menyatakan memahami kebijakan larangan penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan bahwa pada prinsipnya pelaku usaha mendukung kebijakan penataan lalu lintas dan perlindungan infrastruktur jalan. “Kami memahami kebijakan

By Rian Wahyuddin
Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi melarang operasional truk angkutan batu bara melintasi jalan umum. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan aktivitas angkutan tambang sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kondisi infrastruktur jalan. Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025 tentang Penggunaan

By Rian Wahyuddin