Produksi Batu Bara 2025 Diproyeksi Tembus 750 Juta Ton

produksi batu bara
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – Produksi batu bara Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan berada di kisaran antara 750–780 juta metrik ton. Proyeksi ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai 836 juta ton.

“Tahun lalu kita produksi sekitar 836 juta ton, tahun kemungkinan proyeksi gak akan sampai 800, sekitar 750-780 juta ton,” ungkap Direktur Jenderal Mineral dab Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian ESDM, Tri Winarno dalam Seminar Pertambangan IKATA UPN “Veteran” Yogyakarta, di Jakarta, dikutip Senin (1/12).

Tri Winarno menjelaskan, penurunan produksi salah satunya disebabkan oleh kondisi pasar global yang tidak memungkinkan untuk menyerap volume sebesar sebelumnya.

“Terkait batu bara, dunia saat ini sedang terganggu. Kapasitas proudksi kita memang bisa lebih tetapi market tidak memungkinkan untuk menyerap itu semua,” imbuh Tri Winarno.

Sementara itu, Tri Winarno mengungkapkan bahwa terdapat dua negara yang selama ini menjadi pasar utama ekspor komoditas batu bara Indonesia, yaitu India dan Tiongkok.

Namun, kedua negara tersebut justru tengah meningkatkan produksi domestiknya. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Indonesia karena berpotensi mengurangi serapan ekspor dan memengaruhi permintaan pasar ke depan.

“Sementara, ada dua negara komditas prioritas eksport kita yaitu india dan china, dua-duanya meningkatkan produksi. Nah ini, yang jadi konsentrasi di kita,” ungkap Tri Winarno.

Sebagai informasi, pada 2025 produksi batu bara nasional ditargetkan mencapai 739,56 juta ton. Artinya, produksi batu bara Indonesia pada tahun ini tetap melampaui target yang telah ditetapkan.

Adapun hingga menjelang akhir tahun ini, realisasi produksi belum dapat dipastikan. Informasi yang biasanya tersedia melalui laman resmi Kementerian ESDM juga belum dapat diakses, sehingga data produksi terkini belum dapat dipublikasikan.

Adapun sepanjang 2024, Indonesia memproduksi batu bara sebesar 836 juta metrik ton, meningkat 17,8% dari target 710 juta metrik ton. Jumlah ini memecahkan rekor sebelumnya, yang mencapai 775 juta metrik ton.

Read more

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Jakarta, TAMBANG – Pelaku usaha pertambangan menyatakan memahami kebijakan larangan penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan bahwa pada prinsipnya pelaku usaha mendukung kebijakan penataan lalu lintas dan perlindungan infrastruktur jalan. “Kami memahami kebijakan

By Rian Wahyuddin
Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi melarang operasional truk angkutan batu bara melintasi jalan umum. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan aktivitas angkutan tambang sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kondisi infrastruktur jalan. Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025 tentang Penggunaan

By Rian Wahyuddin