PHE Bidik Potensi Hidrokarbon Di Cekungan Manui Sulawesi Tenggara

PHE Bidik Potensi Hidrokarbon Di Cekungan Manui Sulawesi Tenggara

Jakarta,TAMBANG,- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina terus memperkuat perannya sebagai kontributor utama dalam menjaga ketahanan energi nasional serta mendukung terwujudnya swasembada energi di Indonesia. Sebagai wujud komitmen tersebut, PHE melaksanakan kegiatan fieldwork eksplorasi di wilayah Cekungan Manui (Manui Basin), Sulawesi Tenggara.

Strategi PHE dalam mencapai target produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel per hari, sejalan dengan program Pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan keberlanjutan energi minyak dan gas bumi. “PHE menyiapkan berbagai strategi eksplorasi yang terintegrasi. Salah satu langkah utama adalah pencarian play baru melalui eksplorasi stratigraphic trap dan deeper target di wilayah-wilayah yang sudah mature,” ujar Muharram Jaya Panguriseng, Direktur Eksplorasi PHE.

Muharram menuturkan bahwa kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan. Eksplorasi di wilayah ini diharapkan dapat membuka peluang penemuan cadangan baru yang berperan dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Eksplorasi deep water, termasuk di kawasan Manui, diyakini memiliki prospek besar untuk mendukung pertumbuhan cadangan migas nasional. Kegiatan fieldwork ini bertujuan mengidentifikasi potensi reservoir hidrokarbon yang dapat dieksploitasi lebih lanjut,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama Bayu Giriansyah, VP Exploration Existing Assets PHE menambahkan, dalam pelaksanaannya PHE melakukan pengamatan lapangan langsung serta pengumpulan sampel guna memahami kondisi bawah permukaan dan sistem petroleum di area Manui Basin. Hal ini merupakan bagian dari pendekatan eksplorasi yang komprehensif dan berbasis data.

“Untuk memahami kondisi bawah permukaan di Manui Basin Sebagai cekungan sedimen, berpotensi menyimpan cadangan minyak dan gas bumi, sehingga menjadi target kegiatan eksplorasi PHE” tutup nya pada sesi sharing session di Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 10 September 2025.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.

Read more

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Jakarta, TAMBANG – Pelaku usaha pertambangan menyatakan memahami kebijakan larangan penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan bahwa pada prinsipnya pelaku usaha mendukung kebijakan penataan lalu lintas dan perlindungan infrastruktur jalan. “Kami memahami kebijakan

By Rian Wahyuddin
Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi melarang operasional truk angkutan batu bara melintasi jalan umum. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan aktivitas angkutan tambang sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kondisi infrastruktur jalan. Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025 tentang Penggunaan

By Rian Wahyuddin