Pertemuan Tahunan FKTT Kaltim 2025 Siap Digelar, Fokus Efektivitas Manajerial dan Keberlanjutan Pertambangan

FKTT Kaltim

Jakarta, TAMBANG – Forum Kepala Teknik Tambang Kalimantan Timur (FKTT Kaltim) akan menggelar Pertemuan Tahunan 2025. Acara ini bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) Kementerian ESDM, dan akan berlangsung di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung Barat, pada 22–26 September 2025.

Ketua Umum FKTT Kaltim, Rd Agah Wahyu Nugraha, menyatakan bahwa pertemuan tahunan kali ini difokuskan pada peningkatan efektivitas manajerial dan keberlanjutan operasional pertambangan. Fokus ini sejalan dengan tema acara, yaitu “Meningkatkan Kepemimpinan, Komunikasi, dan Pengambilan Keputusan yang Efektif dalam Dunia Pertambangan.”

“Pertemuan Tahunan FKTT Kaltim tahun 2025 akan diselenggarakan di Pusdiklatpassus Kopassus, Bandung. Pertemuan tahunan ini kami arahkan untuk memperkuat manajerial dan memastikan keberlanjutan operasional pertambangan.” ucap Agah kepada tambang.co.id, Jumat (12/9).

Agah menerangkan bahwa kemampuan manajerial dan keberlanjutan operasional pertambangan merupakan dua pilar penting yang menentukan daya saing industri. Menurutnya, tanpa kepemimpinan yang kuat dan komunikasi yang efektif, pengambilan keputusan di lapangan akan terhambat dan berdampak pada produktivitas serta keselamatan kerja.

Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif dan adaptif agar perusahaan mampu menghadapi tantangan teknologi, regulasi, dan tuntutan keberlanjutan lingkungan.

“Kemampuan manajerial dan keberlanjutan operasional pertambangan adalah dua pilar penting yang menentukan daya saing industri. Tanpa kepemimpinan yang kuat dan komunikasi yang efektif, pengambilan keputusan di lapangan akan terhambat dan berdampak pada produktivitas serta keselamatan kerja. Karena itu, kita perlu membangun budaya kerja yang kolaboratif dan adaptif agar siap menghadapi tantangan teknologi, regulasi, dan tuntutan keberlanjutan lingkungan,” imbuh Agah.

Adapun agenda Pertemuan Tahunan FKTT Kaltim 2025 mencakup pemaparan kunci dari Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, yang akan membuka sesi utama. Acara dilanjutkan dengan materi mengenai leadership and team management, capacity building, dinamika tim, serta sesi ramah tamah.

Selain Dirjen Minerba, pertemuan ini juga akan dihadiri oleh Kepala Badan PPSDM Geominerba, Prahoro Yulijanto Nurtjahyo; Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba, Hendra Gunawan; serta Kepala Pusat PPSDM Geominerba, Dwi Anggoro Ismukurnianto.

Informasi lebih lengkap mengenai agenda dan detail acara dapat diakses melalui tautan berikut: bit.ly/FKTTKaltim2025.

Baca juga: Wamen ESDM: Proses Evakuasi 7 Karyawan Freeport yang Terjebak Longsor Masih Berlangsung

Read more

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Jakarta, TAMBANG – Pelaku usaha pertambangan menyatakan memahami kebijakan larangan penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan bahwa pada prinsipnya pelaku usaha mendukung kebijakan penataan lalu lintas dan perlindungan infrastruktur jalan. “Kami memahami kebijakan

By Rian Wahyuddin
Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi melarang operasional truk angkutan batu bara melintasi jalan umum. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan aktivitas angkutan tambang sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kondisi infrastruktur jalan. Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025 tentang Penggunaan

By Rian Wahyuddin