Peduli Korban Bencana di Sumatera, Majalah TAMBANG Gelar Golf Tournament and Charity
Jakarta, TAMBANG – Di tengah meningkatnya kebutuhan bantuan bagi korban bencana di Sumatera, Majalah TAMBANG menginisiasi Indonesia Mining & Energy – Golf Tournament Charity 2025 sebagai bentuk solidaritas. Melalui ajang ini, majalah yang berfokus pada isu pertambangan dan energi tersebut mengajak para mitra industri untuk turut berkontribusi.
Indonesia Mining & Energy – Golf Tournament Charity 2025 merupakan wujud komitmen Majalah TAMBANG untuk tidak hanya hadir sebagai media, tetapi juga sebagai bagian dari solusi.
Kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera merupakan tanggung jawab moral bersama. Dukungan para mitra diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak.
Indonesia Mining & Energy – Golf Tournament Charity 2025 dirancang sebagai sarana sosialisasi dan wadah pertemuan bagi para pemangku kepentingan di sektor pertambangan dan energi. Sekaligus, acara ini menjadi medium untuk beramal sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Selain menggalang donasi, turnamen ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antar pelaku industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan terjalinnya komunikasi yang lebih solid, berbagai inisiatif sosial maupun kolaborasi industri ke depan diyakini dapat berjalan lebih efektif.
Rangkaian Indonesia Mining & Energy – Golf Tournament Charity 2025 nantinya melibatkan sejumlah perusahaan pertambangan, energi, serta para mitra strategis Majalah TAMBANG. Acara akan digelar di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan, Minggu, 14 Desember 2025.
Tidak hanya berfokus pada pengumpulan dana, kegiatan ini juga akan diisi dengan sesi silaturahmi, pembahasan isu-isu terkini sektor tambang dan energi, hingga pelelangan amal.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah menelan korban jiwa sebanyak 753 orang, sementara 650 lainnya dinyatakan hilang, dan lebih dari 2.600 orang mengalami luka-luka. Data ini dirilis BNPB pada Rabu pagi, 3 Desember 2025.