Kenalkan Produk Baru di Mining Expo 2022, Altrak Optimis Penjualan Capai Target

Kenalkan Produk Baru di Mining Expo 2022, Altrak Optimis Penjualan Capai Target

Jakarta, TAMBANG – Agen tunggal dan distributor alat berat Indonesia, PT Altrak 1978 (Altrak), memperkenalkan produk barunya yaitu Mini Excavator Yanmar di ajang Mining Expo 2022, Kemayoran, Jakarta dari 14 – 17 September.

“Kita juga ada produk yang baru. Mini Excavator Yanmar. Ini salah satu memperkenalkan produk baru selain kita memperlihatkan kepada pelanggan bahwa kita juga produknya sangat lengkap,” kata Chief Operating Officer Altrak, Siman Fadil saat ditemui di booth-nya, Kamis (15/9).

Mini Excavator Yanmar merupakan alat berat buatan Jepang yang terdiri dari beberapa seri seperti Yanmar SV60, Yanmar SV08 dan Yanmar VIO55.

Selain itu, Altrak juga mengenalkan beberapa alat berat unggulan  asal Eropa dan Amerika seperti Case, Cummins, Occatell, Merlo, New Holland Agriculture dan lain-lain.

Siman berharap dengan adanya ajang ini, perusahaan bisa mencapai target penjualan pada periode kerja tahun ini. Apalagi di sektor pertambangan, permintaan alat berat meningkat signifikan terutama di tambang batu bara.

“Saat ini pasar di sektor pertambangan sangat besar seiring dengan harga yang tinggi, dari batu bara meningkat sekali permintaan alat-alat di pertambangan. Sangat besar. Kalau dibandingkan dengan permintaan tahun lalu, kenaikan itu nyaris dua kali lipat,” ungkapnya.

Meski begitu, Siman menjelaskan bahwa perseroan saat ini masih terkendala dengan beberapa hal seperti terbatasnya suplai, pengiriman unit dari produsen yang lebih lama dari biasanya dan krisis material yang dialami prinsipal.  

“Permintaan tetapi kita terbatas dengan suplainya. Kendala dengan supply chain. Dan krisis sekarang material dari prinsipal dari pengiriman barang itu lebih lama dari sebelumnya,” imbuh Siman.

Di samping itu, untuk menghadapi geliat alat berat asal Tiongkok, Siman mengatakan bahwa perusahaan sudah memiliki strategi tersendiri.

Selain dengan membentuk anak usaha khusus menyediakan alat berat asal negeri tirai bambu itu, perusahaan juga meningkatkan mutu pelayanan terhadap costumer secara optimal.

“Kalau alat besar dari Cina itu kita ada anak perusahaan dihandel sama perusahaan lain namanya Berca Mandiri Perkasa, jadi beda segmen. Jadi Altrak khusus alat berat dari Eropa, Jepang dan Amerika, segmen yang premium,” paparnya.

“Jadi kita Altrak mainnya di premium, jadi kita bagaimana meningkatkan pelayanan dan sejenisnya. Walaupun dari segi harga  kita di atas lebih tinggi dari produk Cina. Jadi kita meningkatkan di pelayanan. Karena Altrak memiliki jaringan cukup luas, kita ada 50 lokasi dan itu salah satu keunggulan kita,” bebernya.

Siman kemudian menceritakan, pameran kali ini berbeda dengan sebelumnya. Kata dia, baik peserta, pengunjung, calon pembeli dan stakeholder terkait terlihat sangat antusias mengikuti pameran ini dan menjadikannya sebagai ajang reuni.

“Dari hari pertama (kesan pesan), pengunjung sangat antusias mungkin karena sudah tiga tahun tidak ada pameran,” ujarnya.

“Jadi kemarin mungkin salah satu ajang reuni baik ketemu costumer, distributor, sangat meriah tahun ini. Kita betul-betul happy dengan antusias dari para pengunjung, peserta pameran juga sangat antusias sekali,” tandasnya.

Read more

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Jakarta, TAMBANG – Pelaku usaha pertambangan menyatakan memahami kebijakan larangan penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan bahwa pada prinsipnya pelaku usaha mendukung kebijakan penataan lalu lintas dan perlindungan infrastruktur jalan. “Kami memahami kebijakan

By Rian Wahyuddin
Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi melarang operasional truk angkutan batu bara melintasi jalan umum. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan aktivitas angkutan tambang sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kondisi infrastruktur jalan. Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025 tentang Penggunaan

By Rian Wahyuddin