Kartini PLN EPI Anita Puspita Sari Garda Terdepan Energi Biomassa

Anita PLN EPI
Istimewa

Jakarta, TAMBANG – Di tengah komitmen Indonesia untuk mempercepat transisi menuju energi berkelanjutan, peran perempuan dalam sektor energi baru terbarukan semakin menonjol. Anita Puspita Sari, Vice President Strategi Pengembangan Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), menjadi salah satu tokoh yang menginspirasi melalui dedikasinya dalam memajukan sektor biomassa.

Berlatar belakang teknik dan lingkungan, Anita memulai perjalanannya dengan ketertarikan besar pada potensi energi terbarukan, khususnya biomassa. “Saya melihat potensi besar dari sumber daya lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan. Biomassa bukan hanya soal energi, tetapi juga tentang keberlanjutan sosial dan ekonomi”, ungkapnya.

Dengan keahlian teknis dan pemahaman mendalam tentang kebijakan energi, Anita terus mendorong integrasi biomassa sebagai pilar penting dalam strategi transisi energi nasional. Anita menjadi motor penggerak berbagai inovasi pengembangan biomassa di Indonesia. Salah satu terobosannya adalah mendorong penerapan sistem digitalisasi biomassa di PLN EPI, yang memungkinkan seluruh proses penyediaan biomassa—mulai dari pemetaan lahan, pelaporan penanaman dan panen, hingga distribusi bahan baku—terintegrasi secara digital dan real-time.

Melalui inovasi ini, PLN EPI membangun platform berbasis web apps dan mobile apps yang memperkuat keterlibatan petani lokal dalam rantai pasok biomassa. Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi logistik, tetapi juga menghubungkan langsung petani dengan fasilitas produksi hingga pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menggunakan cofiring biomassa sebagai bahan bakar alternatif.

Dengan adanya marketplace ini data produksi dan permintaan biomassa kini saling terkoneksi secara cepat dan transparan, mempercepat respon kebutuhan operasional biomassa.

Produksi Nickel Matte Vale Turun Jadi 17.027 Ton pada Kuartal I 2025

Upaya ini mempertegas visi Anita dalam mengembangkan biomassa bukan hanya sebagai solusi teknis melainkan juga sebagai pilar pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan ketahanan energi nasional berbasis sumber daya lokal.

“Tantangan terbesar adalah mengubah persepsi lama bahwa sektor energi adalah ‘dunia laki-laki’. Namun, kompetensi dan integritas adalah kunci untuk membuktikan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam industri ini”, katanya.

Tak hanya berfokus pada pencapaian teknis, Anita juga konsisten mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif di PLN EPI. Ia aktif menjadi mentor dan role model, khususnya bagi rekan perempuan, untuk menumbuhkan keberanian, kepercayaan diri, dan aspirasi berkarier di sektor energi.

“Kepemimpinan bagi saya adalah memberi ruang bagi tim untuk berkembang. Saya berusaha menjadi role model dan mentor, terutama untuk perempuan, agar mereka merasa memiliki tempat dan suara di sektor energi,” jelas Anita.

Melalui pendekatan ini, Anita berharap dapat membuka jalan bagi generasi perempuan berikutnya untuk berkiprah di industri energi. Anita juga menyampaikan pesan inspiratif bagi perempuan Indonesia yang ingin berkarier di sektor energi.

“Jangan pernah ragu untuk mengambil peran. Tantangan memang ada, tetapi peluang untuk membuat perubahan yang berarti jauh lebih besar. Yakinlah pada kemampuan diri, terus belajar, dan jangan takut bersuara”, tegasnya.

Pesan ini mencerminkan semangatnya untuk mendorong partisipasi aktif perempuan dalam membentuk masa depan energi Indonesia yang berkelanjutan.

Kiprah Anita Puspita Sari tidak hanya memperkuat posisi biomassa dalam peta energi nasional, tetapi juga menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan.

Subholding PLN EPI, melalui kontribusi tokoh seperti Anita, terus berkomitmen untuk mewujudkan transisi energi yang inklusif dan berdaya guna bagi seluruh lapisan masyarakat.

Read more

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Larangan Truk Batu Bara di Jalan Umum Sumsel, Pelaku Usaha Minta Perhatikan Kondisi Lapangan

Jakarta, TAMBANG – Pelaku usaha pertambangan menyatakan memahami kebijakan larangan penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan bahwa pada prinsipnya pelaku usaha mendukung kebijakan penataan lalu lintas dan perlindungan infrastruktur jalan. “Kami memahami kebijakan

By Rian Wahyuddin
Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Pemprov Sumsel Larang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum, Ini Aturan Lengkapnya

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi melarang operasional truk angkutan batu bara melintasi jalan umum. Kebijakan ini diberlakukan untuk menertibkan aktivitas angkutan tambang sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kondisi infrastruktur jalan. Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025 tentang Penggunaan

By Rian Wahyuddin