Batu Bara: Peluang Megaproyek Jokowi

Batu Bara: Peluang Megaproyek Jokowi
Laporan Utama: Setelah Jokowi Bertandang Ke Pantai Samas Batu bara mendapat porsi paling besar dalam program listrik 35.000 MW. Pasar domestik batu bara diharapkan meningkat. Namun ada ancaman pencemaran lingkungan seperti yang dialami Cina dan India saat ini.   Laporan Utama: Membuka Celah Bisnis Wawancara Khusus: Pandu Sjahrir, Ketua APBI Pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW banyak memerlukan batu bara. Indonesia bisa menjadi faktor penentu harga. Jangan tergantung pada indeks Newcastle.   Laporan Utama: Murah Tapi Jangan Murahan Awalnya, program pembangkit listrik 10 ribu MW dicanangkan dengan gagah berani oleh pemerintah. Beberapa pembangkit yang mulai beroperasi, tiba-tiba mesinnya terkendala berbagai persoalan. Akhirnya proyek tersebut berhenti beroperasi. Mesinnya dari Tiongkok.   Laporan Utama: Angin Dan Panas Bumi Pun Turut Serta Sumber energi tenaga angin belum digali optimal di Indonesia. Begitu juga panas bumi. Dua energi alternatif itu menjadi andalan dalam proyek pembangkit 35 ribu MW. Apa saja kendalanya?   Laporan Utama: Berbenah Ala Dua Negeri Cina berkutat dengan problem pencemaran udara. Konsumsi batu bara mulai dikurangi untuk menekan pencemaran demi target penekanan emisi karbon tahun 2020. India memperketat standar emisi pembakaran batu bara.   Laporan Khusus: Otak-atik Strategi Kurir Batu Bara Harga batu bara yang tidak kunjung membaik membuat angkutan logistik yang pernah merasakan era kejayaan industri batu bara harus mengencangkan ikat pinggang. Muatan apapun diambil untuk mengurangi kerugian.   Laporan Khusus: Berharap Rezeki Di Rumah Sendiri Selama dua tahun terakhir satu per satu perusahaan tambang batu bara mulai rontok. Banyak tambang mulai mengurangi produksi lantaran harga jual yang rendah. Di sisi lain, tawaran jasa logistik batu bara tidak berkurang. Pemilik kapal sepi pelanggan.   Laporan Khusus: Butuh Komitmen Dan Perlindungan Wawancara Khusus: Carmelita Hartoto Ketua Umum Indonesia National Shipowners Association (INSA) Banyak anggota INSA yang armadanya tidak jalan karena terpukul rendahnya harga komoditi. Asas cabotage harus diterapkan. Pemerintah diminta belajar dari pengalaman buruk ketika membangun pembangkit 10.000 MW.   Nasional: Otonomi Daerah: Pengalihan Tanpa Transisi Sesuai UU Otonomi Daerah 2014, urusan pertambangan menjadi kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Tidak ada masa transisi. Menimbulkan kebingungan di pelaksanaan.   Nasional: Rambu Bahasa Bagi Si Asing Pekerja luar di Indonesia diwajibkan mampu berbahasa Indonesia. Ada yang menilai positif, namun ada pula yang berpendapat ini merupakan salah satu cara melindungi pekerja lokal.   Nasional: Kisruh Berau Coal: Bara Sengketa London-jakarta Asia Resource Minerals menilai Amir Sambodo sengaja menghambat terlaksananya keputusan RUPS luar biasa, antara lain dengan menyewa ratusan penjaga keamanan. Amir menilai tuduhan itu tak berdasar.   Nasional: Jangan Main Pokrol Bambu Meski sudah dinyatakan diganti oleh Asia Resouce Minerals, Amir Sambodo masih tetap bertahan di kantornya. Posisi Amir sebagai presiden direktur sementara masih aman.   CEO: Menebar Misi Efisiensi Energi Eric Paulsen, General Manager PT TÜV SÜD Indonesia Ia mengajak perusahaan di Indonesia menjaga konsumsi energinya. Sebab, konsumsi energi adalah penyumbang terbesar total biaya produksi. Bagaimana hasilnya?   Komoditi : Membangkitkan Kejayaan Aspal Buton Aspal Buton dicanangkan masuk ke dalam komoditas strategis. Dengan potensi sebesar 3,8 miliar ton, diyakini bisa menghapus impor aspal yang selama ini dilakukan Indonesia.   Timah: Persaingan Myanmar-indonesia Bauksit: Keran Ekspor Belum Dibuka Bijih Besi: BHP, VALE, Dan RIO TINTO   Luar Negeri: Menjajaki Minyak Negeri Persia Sanksi ekonomi membuat Iran terlempar dari posisinya sebagai juara dua produsen minyak anggota OPEC. Langkah perundingan damai memunculkan harap pelonggaran sanksi tersebut. Pasokan berlimpah, harga bisa makin murah.   Perjalanan : Ternate, Perpaduan Wisata Sejarah Dan Bahari Melacak sejarah Kesultanan Ternate sembari menikmati pesona alam menakjubkan, bak menembus lorong waktu. Jejak-jejak peninggalan jajahan Portugis masih kokoh hingga kini. Keindahan bahari dan kenikmatan kuliner khas Ternate tak boleh terlewat.   Mining Services Bosch Rexroth, Bidik Pasar Di Sumatera Caterpillar, Si Lincah Caterpillar Siap Kuasai 30% Pasar Indonesia   Korporaksi PT Pertamina (persero) Buka Kantor Usaha Di Malaysia PT Saka Energy, Siap Bor Lima Sumur   Esai Foto: Ujian Kejujuran Di Tengah Lautan   Personal: Dr. Rianti Maharani, Ahli Herbal PT. Aliksa Organik Indonesia Muhammad Baron, Manajer Humas Pertamina EP Arief Armanto, Spesialis Hubungan Media PT Aneka Tambang (Persero), Tbk   Bingkai Aspal dari Sumeria Arsip Trem Listrik Dan Trem Uap Surabaya Lintas Tambang Karawang Bangun Lab Batu Akik Inovasi Solar Campur Air   Logbook Pameran Foto Dan Poster Tunggal Majalah TAMBANG Perhelatan Balikpapan Expo 2015 Atlas Copco Gelar Customer Event Adaro Jalin Kerjasama Dengan Pertamina PGN Gelar ’PGN Innovation Camp 2015’ ABM Investama Raih Kontrak Us$ 58,8 Juta   Konsultasi: Longsor Di Lokasi Pit Pengasuh:  Ir. Tri Cahyono Tristiaji, Direktur Utama PT Prima Energy Resources, Telp. 021-7942564; Fax. 021-7942561, Email: tri@per.co.id   =============================================================================== ENGLISH SECTION ===============================================================================   Main Article: Opportunity From Samas Beach Coal gets the largest portion in the electricity program of 35,000 MW. Coal domestic market is expected to increase, however, the threat of environmental damage as seen in China and India is of a major concern.   Special Report: Surviving The Storm, Coal Shippers’ Style Coal’s stagnant prices have also affected coal shipping companies as they too are forced to tighten their belts, and turned to transporting other items in order to survive.   National: Regional Autonomy: Transformation Sans Transition According to the 2014 Regional Autonomy Law, any affairs that pertain to mining could now fall under the authority of the central and provincial governments. Confusion ensues following a lack of transition period in its implementation.   ===============================================================================   Delivery Order / Pemesanan Phone: +62 21 7998823 E-Mail: sirkulasi@majalahtambang.com   e-Magazine / Majalah Digital SCOOP: http://www.getscoop.com/id/majalah/tambang/jun-2015 WAYANG: http://www.wayang.co.id/index.php/toko/detail/40168 MYPERPUS: